Hadapi Keragaman dengan Sikap Persatuan dan Kesatuan


(Sumber Gambar: Fitrah)

Oleh: Fitratul Akbar*

Abstrak

KULIAHALISLAM.COM - Dalam pancasila ke tiga yang berbunyi persatuan Indonesia yang dilambangkan dengan pohon beringin yang memiliki makna yaitu pohon besar yang bisa digunakan oleh banyak orang sebagai tempat berteduh di bawahnya. Hal tersebut dikorelasikan sebagai Negara Indonesia, di mana semua rakyat Indonesia dapat 'berteduh' di bawah naungan Negara Indonesia. Sedangkan makna dari sila ketiga ini yaitu mengutamakan persatuan dan kesatuan daripada kepentingan pribadi.

A. Latar Belakang

         Persatuan adalah perserikatan, ikatan atau gabungan beberapa bagian yang sudah bersatu. Persatuan dan kesatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh dan tidak terpecah belah. Sedangan kesatuan adalah ke–Esaan, sifat tunggal atau keseutuhan WJS.Poerwadarminta, “Kesatuan bangsa berarti gabungan suku-suku bangsa yang sudah bersatu”.

          Persatuan dan kesatuan berasal dari kata satu yang memiliki arti utuh atau tidak terpecah-belah. Kandungan arti persatuan dan kesatuan adalah bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.

B. Kasus/Masalah

Berbagai keragaman di Indonesia

Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang. Perbedaan dapat terlihat dari suku bangsa, ras, agama, keyakinan, ideologi politik, sosial budaya dan ekonomi dan lainnya.

         Indonesia memiliki bermacam macam perbedaan diantaranya perbedaan agama, suku, ras dan budaya. Perbedaan inilah yang akan menjadikan konflik bagi bangsa Indonesia sendiri. Jika warga negara tidak dapat menyikapi perbedaan ini maka akan hancurlah negara kita. Maka dari itu setiap warga negara harus mencerminkan sikap perstuan dan kesatuan yang telah tertuangan dalam pancasila sila ke tiga yaitu persatuan Indonesia.

Perlindungan bagi setiap warga negara merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh suatu  negara.Makna persatuan dan kesatuan bagi warga indonesia adalah bersatunya berbagai bangsa dengan beragam perbedaan agama,suku,bahasa,maupun adat-istiadat yang mendiami wilayah indonesia menjadi satu kebulatan utuh dan serasi.Itulah mengapa,penting memiliki sikap persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat demi keutuhan bangsa dan negara,Tanpa adanya persatuan dan kesatuan bangsa akan terpecah belah.Persatuan dan kesatuan sangat penting untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.Selain itu,dalam menghadapi kejahatan di lingkungan sekitar sangat perlu adanya persatuan dan kesatuan warga sekitar.Karena semakin hari kejahatan semakin marak di Indonesia.Maka dari itu perlu persatuan dan kesatuan untuk menghadapi kejahatan tersebut.

Keberagaman di Indonesia

1. Keberagaman Suku

      Suku bangsa atau yang sering disebut etnik dapat diartikan sebagai pengelompokan atau penggolongan orang-orang yang memiliki satu keturunan. Pengelompokan tersebut ditandai dengan kesamaan budaya, bahasa, agama, hingga perilaku.

     Negara Indonesia merupakan negara yang terdiri dari suku bangsa yang beragam. Setiap suku bangsa memiliki karakter tersendiri, baik dalam aspek sosial maupun budaya. Tercatat, Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok suku, tepatnya 1.340 suku bangsa.

2. Keberagaman Agama

Sila pertama Pancasila, "Ketuhanan Yang Maha Esa", merupakan salah satu tanda bahwa Indonesia adalah negara yang religius. Setiap warga negara berhak dan bebas menentukan agama yang akan dianutnya. Kebebasan beragama dijamin dalam UUD 1945 Pasal 29.

Terdapat 6 agama yang diakui oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Antara lain Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Dilansir dari Portal Informasi Indonesia, agama Islam memiliki penganut terbesar sekitar 87,2%, kemudian disusul Kristen Protestan sebesar 6,9%.

3. Keberagaman Ras

         Ras adalah klasifikasi manusia berdasarkan ciri-ciri fisik (fenotipe) dan asal usul geografisnya. Keberagaman ras di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kedatangan bangsa asing, sejarah penyebaran ras dunia, dan kondisi geografis Indonesia.

        Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis ras. Antara lain Ras Malayan-Mongoloid yang mendiami wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi, dan Ras Melanesoid mendiami wilayah Papua, Maluku, dan juga Nusa Tenggara Timur.

        Selain kedua ras di atas, terdapat Ras Asiatic Mongoloid yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, Seperti orang Tionghoa, Jepang, dan Korea, serta Ras Kaukasoid, yaitu orang-orang India, Timur-Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika.

4. Keberagaman Antar Golongan

     Indonesia adalah masyarakat multikultural. Keberagaman golongan dapat terjadi akibat hierarki lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam serta anggota golongan setara dan tidak ada hierarki.

Golongan hierarki atau golongan yang terbentuk secara vertikal meliputi status sosial, pendidikan, jabatan, dan lain sebagainya. Sedangkan golongan setara meliputi agama, idealisme, adat istiadat, dan sebagainya. Keberagaman golongan jenis kedua ini dapat memicu timbulnya etnosentrisme, yakni merasa anggota golongannya paling benar sehingga merendahkan anggota golongan lain.

C. Tinjauan Masalah

Keberagaman di Indonesia ini adalah salah satu penyebab perpecahan. Mengapa demikian? Karena ada beberapa warga negara yang kurang menghargai perbedaan perbedaan tersebut contohnya seperti : mengejek, menghina, kurangnya toleransi dan kurangnya kesadaran diri pada masing masing manusia.

Contoh Sikap Menunjukkan Persatuan dan Kesatuan dalam Keberagaman

1.Tidak membeda-bedakan teman yang berasal dari daerah yang berbeda dengan kita.

2. Membangun kerukunan sesama masyarakat Indonesia. ...

3. Saling membantu dan berbagi dengan teman yang lain.

4. Menghormati perbedaan yang ada di Indonesia.

     Sikap sikap itulah yang harus ditanamkan pada diri kita agar tercipta perstuan dan kesatuan. Karena dengan sikap persatuan dan kesatuan inilah Indonesia bisa bangkit dan maju. Kita sebagai warna negara harus menanamkan sikap tersebut sejak dini san mengajarkan kepda semua orang kususnya kalangan muda.

D. Pembahasan

     Persatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh, tidak pecah belah, persatuan mengandung pengertian disatukannya berbagai macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan. Dengan perkataan lain, hal-hal yang beraneka ragam itu, setelah disatukan, menjadi sesuatu yang serasi, utuh dan tidak saling bertengkar antara satu dengan yang lain.

     Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang. Perbedaan dapat terlihat dari suku bangsa, ras, agama, keyakinan, ideologi politik, sosial budaya dan ekonomi dan lainnya.

Dalam persatuan dan kesatuan bangsa, kita harus senantiasanya menyatu. Sejarah mengajarkan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan.Dulu,penjajah berhasil menjajah Indonesia sampai beratus-ratus tahun.Hal itu karena,bangsa Indonesia belum mampu untuk bersatu,masyarakat belum memahami persatuan dan kesatuan bangsa.Kelalaian ini tentunya dimanfaatkan oleh penjajah untuk terus memecah belah Indonesia.Konsep kesatuan bangsa Indonesia meliputi kesatuan wilayah dan sosial.Kesatuan wilayah bangsa Indonesia meliputi kesatuan darat,laut dan udara.Berdasarkan konsep wawasan nusantara sebagai politik kewilayahan,negara Indonesia merupakan negara kepulauan,negara yang sebagian besar lautan dan dikelilingi oleh pulau-pulau besar dan kecil.Wilayah perairan menjadi wilayah pokok,bukan hanya wilayah pelengkap.Laut menjadi bagian yang menyatu dengan daratan,bukan sebagai pemisah antara pulau yang satu dan yang lainnya.Kesatuan bangsa dalam aspek sosial terwujud dalam beberapa aspek kehidupan,yaitu kesatuan politik,ekonomi,dan sosial budaya.Perwujudan konsep kesatuan bangsa dalam kesatuan politik berarti mengakui bahwa keutuhan wilayah nasional dan segala kekayaannya adalah satu kesatuan wilayah,satu kesatuan seluruh bangsa yang menjadi milik bersama.Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku,bahasa,dan memeluk berbagai agama merupakan kesatuan bangsa yang bulat.Kesatuan dalam bidang politik berarti secara psikologis bangsa Indonesia harus merasa senasib sepenanggungan dan mempunyai tekad yaitu mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.Selain itu, mengakui bahwa Pancasila adalah falsafah dan ideologi yang menjadi landasan dan pembimbing bangsa untuk mencapai tujuannya. Memahami bahwa bangsa Indonesia harus hidup berdampingan dengan rukun bersama negara lain dan ikut serta dalam menertibkan dunia.

E. Kesimpulan

     Karena persatuan dan kesatuan antara individu yang satu dengan yang lain sangatlah berpengaruh dan sangatlah mendukung antara satu dengan yang lainnya agar kuta selalu menjalin tali persaudaraan untuk mewujudkan dan saling membangun negeri agar lebih maju dan selalu menjaga solidaritas untuk menjadikan negara yang bersatu walaupun terdiri dari berbagai keragaman.

Menjaga persatuan bangsa menjadi sebuah kewajiban masyarakat bangsa Indonesia. Hal ini bahkan tertuang di dalam Pancasila,sila ketiga.Manfaat dari persatuan dan kesatuan ini harus dijaga oleh bangsa Indonesia.Berikut adalah manfaat dari persatuan dan kesatuan :

a.       Memperkuat jati diri bangsa

b.      Memperkuat ketahanan nasional sehingga siap dalam menghadapi ancaman atau gangguan dari musuh.

c.       Persatuan dan kesatuan akan mewujudkan kehidupan yang selaras di dalam kehidupan masyarakat.

d.      Gotong royong akan terlaksana dengan baik.

e.       Rasa saling tolong menolong dan bekerja sama selalu tertanam di dalam kehidupan sehari-hari.

f.        Kerukunan dan tali silaturahmi selalu terjaga.

g.      Konflik dalam kehidupan bermasyarakat bisa terhindari.

h.      Bisa mengatasi perbedaan yang ada dengan kesadaran penuh.

i.        Pembangunan nasional bisa berjalan dengan lancar dan aman.

j.        Mempermudah dalam memajukan bangsa dalam berbagai bidang.

k.      Tujuan nasional yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 menjadi lebih mudah untuk dicapai.

l.        Terciptanya suasana yang damai, aman dalam kehidupan bangsa yang disebabkan karena masyarakat sangat menjunjung tinggi solidaritas dan toleransi.

m.    Pergaulan antar sesama menjadi lebih akrab.

n.      Menghindari pertengkaran atau permusuhan di dalam masyarakat Indonesia.

o.      Masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.

F. Daftar pustaka

Bagir, Z. A., Dwipayana, A., Rahayu, M., Sutanto, T., & Wajidi, F. (2011). Pluralisme Kewargaan.                                                          Bandung: Mizan.

Darmodihardjo, D. (1979). Orientasi Singkat Pancasila. Dalam Santiaji Pancasila, Surabaya:

Usaha Nasional.

Harianto. 2006. Pancasila dan Problem Keadilan Sosial di Indonesia: Mengingat Kembali Visi, Misi,

dan Program SBY-JK. Dalam Irfan Nasution dan Ronny Agustinus (Eds.), Restorasi

Pancasila, 264-281. Bogor: Brighten Press.

Kaisiepo, Manuel. 2006. Pancasila dan Keadilan Sosial: Peran Negara. Dalam Restorasi Pancasila, peny. Irfan Nasution dan Ronny Agustinus, 176-194. Bogor: Brighten Press.

Makalah Character Building 1-4. (2013). Bahan kuliah (diterbitkan untuk kalangan sendiri). Universitas Bina Nusantara.

*)Penulis adalah Pegiat Isu Perdamaian, Kemanusiaan dan Keindonesiaan

Fitratul Akbar

Penulis adalah Alumni Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang. Pegiat isu-isu Filantropi Islam, Kerukunan Beragama dan Perdamaian Dunia.

Post a Comment

Previous Post Next Post

Iklan Post 2

نموذج الاتصال